expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Saturday, April 23, 2016

Lemna Minor, Pakan Alami Alternatif Protein Tinggi


Lemna minor, atau dalam masyarakat menyebutnya 'mata lele', 'kayambang', 'kiambang', 'duckweed', adalah sejenis tanaman paku air dari famili Lemnaceae yang hidup di air tawar yang sering dijumpai di sawah. Bagi orang yang tidak tahu, tanaman ini tentu dianggap sangat mengganggu, tapi sebenarnya lemna minor ini memiliki kadar protein yang cukup untuk pakan alternatif unggas maupun ikan, seperti ikan nila dan gurami.



Lemna memiliki produkivitas yang tinggi, jadi pertumbuhannya sangat cepat, terutama di tempat yang kurang sinar matahari. Jadi lemna akan tumbuh subur di tempat yang dingin, namun pada musim kemarau populasinya dapat menurun, karena tumbuhan ini tidak tahan panas.

Berdasarkan hasil penelitian Cedergreen dan Madsen, lemna mampu menyerap NH4 dan NO3 melalui bagian akar dan daunnya. Tumbuhan ini efisien dalam penghapusan nitrogen, jadi sangat cocok untuk mengolah air limbah. Yang terpenting bagi para pembudidaya adalah kandungan protein yng tinggi, yaitu mencapai 10-43% dalam berat kering. Lemna yang ditanam di air kaya nutrisi akan memiliki kandungan mineral, kaium, fosfor, dan pigmen yang tinggi. Karena itu, lemna dapat dijadikan sebagai makanan bersuplemen penting bagi ikan.

Di Indonesia, lemna minor dapat dijumpai di sawah-sawah atau beberapa orang yang membudidayakan tanaman ini. Tanaman ini memiliki fungsi yang serupa dengan Azolla Mychrophylla yang juga dapat digunakan sebagai pakan alternatif ternak, serta kandungan protein yang tinggi. Kelabihan lain dari makanan favorit nila ini adalah ketahanan hidup ikan yang baik serta daging ikan lebih banyak dan lebih kesat dengan lemak yang sedikit. Selain itu, ikan yang memakan lemna memiliki bau amis yang menurun.

 

Dalam membudidayakan lemna ninor sangatlah mudah, yakni tinggal ditaruh di kolam ataupun nampan untuk kemudian diberi sedikit rabuk agar lebih subur. Akan lebih baik lagi jika air untuk budidaya lemna adalah air bekan hidup ikan yang keruh. Air ikan biasanya megandung kotoran yang baik bagi lemna, karena lemna menyerapnya sebgai makanan dan air akan menjadi jernih.



Berikut ini adalah cara membudidayakan Lemna minor:

Kotoran ayam dosis 5 g/l ditebar secara merata dalam wadah yang telah disiapkan
Setelah 2 -3 hari bibit Lemna ditebar dalam wadah
Pemeliharaan dilakukan dengan mengganti pupuk yang lama dengan yang baru (dosis ½ dari pupuk awal)

Pemanenan lemna minor dilakukan setelah 1 minggu, dengan metode panen setengah (sebagian)

Bagi anda yang tertarik untuk budidaya lemna,bisa cek DISINI
See more at:
Facebook: Sumber Daya Samudra
YouTube: Sumber Daya Samudra
Instagram: azola_purwodadi
No HP     : 085325270439

No comments:

Post a Comment